Posts Subscribe to This BlogComments

Follow Us

New Articles

1 2 3 4 5
Photobucket Disini kalian dapat merequest Software, Game, Pembuatan gambar 3dimensi AUTOCAD dan ANIMASI 3DSMAX ataupun Share Solution of Computer

Jumat, 17 Desember 2010

Trik ‘Ngerjain’ Virus di komputer

Mendengar namanya saja, virus komputer bisa membuat sebagian orang berdebar jantungnya. Bagaimana tidak, virus komputer memang sejenis makhluk yang sifatnya hanya bisa merusak. Dari sekedar menghilangkan fungsi-fungsi tertentu pada operating system, mengirim pesan-pesan sampah ke alamat yang ada di address book, sampai bisa menimbulkan kerusakan berat seperti menghilangkan data atau isi harddisk.
Walaupun begitu, ada juga orang yang kadang-kadang penasaran (seperti saya, hehehe… ), ketika mengetahui ada virus, tapi tidak dengan segera dihapus atau dibasmi. Justru yang ada malah penasaran dan ingin tahu, apa sih yang akan diperbuat virus ini atau virus itu kalau di install/diaktifkan?
Tentu saja akan sangat beresiko bahkan berakibat fatal bila kita mengaktifkan virus di komputer kita begitu saja. Untuk itu, di sini akan saya bahas bagaimana mengaktifkan sebuah virus dengan cara yang relatif aman, yaitu dengan memanfaatkanteknologi virtualisasi.

PERHATIAN!Penulis tidak bertanggung jawab terhadap segala akibat yang ditimbulkan oleh pengaktifan virus di komputer baik dengan penggunaan teknologi virtualisasi seperti yang tersebut dalam tulisan ini dan/atau penggunaan cara lainnya. Segala resiko yang ditimbulkan menjadi tanggung jawab anda sepenuhnya.


Kembali ke topik. Teknologi virtualisasi yang dimaksud adalah software virtualisasi komputer. Dengan teknologi virtualisasi ini, seakan-akan kita memiliki beberapa komputer di dalam satu komputer.

Komputer virtual ini bisa kita gunakan layaknya kita menggunakan komputer fisik, seperti memasang harddisk, cd-rom, atau beberapa hardware virtual lain, menginstall operating system seperti Windows/Linux, menginstall program dan menggunakannya untuk mengedit file dokumen, gambar, browsing internet, dan lain-lain. Semua program ini hanya aktif di lingkungan komputer virtual tersebut dan tidak mengakses file/system di komputer fisik. Kecuali bila kita menginginkan agar program di komputer virtual (guest) tersebut bisa mengakses file di komputer fisik (host) dan mengaktifkan fitur ini yang memang tersedia di software virtualisasi dengan cara mengaktifkan fiturfolder sharing di virtual networking.
Ada beberapa software virtualisasi yang bisa digunakan, diantaranya adalah:
1. VMware Workstation.
Software ini merupakan software berbayar keluaran VMware Inc., yang merupakan salah satu pelopor di dunia virtualisasi komputer. Fitur-fitur dalam VMware ini sangat lengkap. Tersedia versi gratis (shareware) untuk pemakaian selama 30 hari.
2. Sun VirtualBox.
VirtualBox dirilis oleh Sun Microsystem. Walaupun terbilang software baru, tapi fitur yang disediakan juga lengkap. Ada dua versi dari VirtualBox ini yaitu Sun VirtualBox dan VirtualBox OSE (Open Source Edition). Software ini gratis terutama VirtualBox OSE yang memang software Open Source. Sun VirtualBox juga gratis, terutama untuk penggunaan non-komersial.
3. Microsoft Virtual PC.
Software gratis keluaran Microsoft ini lebih dikhususkan untuk dijalankan pada komputer dengan operating system Microsoft Windows.
Kalau saya sendiri lebih memilih software Sun VirtualBox dibandingkan software virtualisasi yang lain, karena selain gratis, fitur-fiturnya cukup lengkap.
*

Mengaktifkan Virus Di Komputer Virtual

Pertama tentu menginstal software virtualisasi di komputer fisik kita (komputer host). Setelah itu, kita bisa menyiapkan sebuah komputer virtual (komputer guest), lengkap dengan hardware yang juga virtual. Setelah semua siap, yang pertama kita lakukan setelah kita ‘menyalakan’ komputer virtual adalah menginstall operating system, misalnya Windows XP.
Di dalam komputer virtual (komputer guest) dengan Windows XP inilah kita mengaktifkan sebuah virus. Sebelum kita mengaktifkan virus, pastikan tidak ada folder di komputer fisik (host) yang dishare ke komputer virtual (guest). Dan juga sebaiknya kita mengaktifkan fitur untuk membuatsnapshot pada software virtualisasi, yang gunanya untuk mengembalikan file system di komputer virtual seperti semula sebelum sebuah virus diaktifkan.
Begitu virus diaktifkan, kita bisa melihat bagaimana virus itu beraksi, menyampaikan pesan yang aneh-aneh, sampai merusak file di komputer virtual. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini (klik gambar untuk memperbesar), sebuah jendela komputer virtual yang running dengan sebuah virus yang sedang aktif.
Setelah kita puas, kita bisa shutdown komputer virtual ini dengan cara close (tutup) jendela komputer virtual yang sedang aktif tersebut. Bila kita inginkan, kita bisa mengembalikan file di komputer virtual dengan fasilitas snapshot tadi. Atau agar lebih aman, bisa juga kita hapus saja file komputer virtual yang sudah diinfeksi virus itu, lalu kita buat komputer virtual baru.
*

Manfaat Lain Software Virtualisasi

Kita bisa memanfaatkan sebuah komputer virtual untuk surfing internet yang relatif lebih aman, dimana kita menjelajah internet menggunakan browser yang diinstall pada komputer virtual. Bila kita mendapatkan file dari internet, kita bisa mengaktifkannya di komputer virtual tersebut terlebih dulu. Apabila sudah dirasa aman, baru kita ambil file tersebut dari komputer virtual untuk dipindahkan ke komputer fisik.
Selain itu, komputer virtual bisa juga dimanfaatkan untuk mencoba-coba sebuah operating system, misalnya mencoba beberapa distro Linux yang banyak jenisnya, sebelum diinstall di komputer fisik.
Atau bisa juga memanfaatkan teknologi virtualisasi ini untuk mempelajari virtual networking, sebelum mengimplementasikannya pada sebuah jaringan komputer fisik.
*
Virus? Brrrrrrrr…..
.

Related Post



0 komentar: